INOVASI DARI LIMBAH YANG JADI PELUANG USAHA
Sisa potongan kaca yang biasanya dibuang akhirnya menjadi peluang bisnis menguntungkan. Agung Bimantoro, alumni Manajemen UMSU, membuktikan bahwa inovasi sederhana dari limbah bisa menghasilkan bisnis yang menguntungkan dan . Abimcraft lahir dari ide cemerlang untuk memanfaatkan sisa bahan kaca milik orangtua temannya yang memiliki usaha stelan kaca, pintu kaca, dan semacamnya.
“Sisa bahan kaca tadi kami coba untuk dijadikan kerajinan dan hasilnya tampak elegan. Biasanya untuk plakat cendramata itu menggunakan bahan akrilik dan kayu, tetapi dengan kaca ini lebih unik,” cerita Agung. Ide cemerlang ini dimulai pada September 2022 dengan modal yang sangat minim hanya 500 ribu rupiah.
Perjalanan Agung sebagai entrepreneur sudah dimulai saat kuliah dengan menjalankan tiga usaha sekaligus yaitu kebab, fashion distro, dan tetes tebu. Saat COVID-19 datang, usaha kebab berkembang jadi kios. Namun di akhir 2023, setelah wisuda, dia memutuskan tutup permanen untuk fokus penuh ke usaha cendramata yang ternyata lebih menjanjikan.
Yang luar biasa adalah kecepatan kesuksesan Abimcraft di platform e-commerce. Ketika Agung mulai promosi di Shopee, dalam waktu singkat orderan membludak. Hanya dalam 1 bulan, toko Abimcraft sudah mendapat status STAR Shopee. Pencapaian ini semakin meningkat dalam 3 bulan, status berubah menjadi STAR+, menempatkannya sebagai toko dengan pembelian terbanyak.
Kesuksesan ini bukan kebetulan. Produk Abimcraft menawarkan kombinasi yang jarang ditemukan yaitu material yang unik (kaca), harga yang kompetitif, dan desain yang elegan. Untuk mahasiswa dan kalangan muda, plakat kaca Abimcraft jauh lebih terjangkau dibanding plakat akrilik standar, namun terlihat lebih premium.
Profit yang dihasilkan juga impresif, mencapai 200% dari modal awal. Disebabkan bahan baku mudah didapat, dan proses pengerjaannya santai, yang memungkinkan Agung untuk menjalankan bisnis ini dengan efisien.
Kesuksesan ini juga mendapat pengakuan dari masuk 5 besar seleksi nasional di lomba kewirausahaan P2MW yang dinaungi PUSKIBII UMSU dan mendapatkan pendanaan sebesar 19 juta rupiah. Ini adalah bukti bahwa ide inovatif dengan eksekusi yang baik bisa mendapat dukungan nyata.
Agung juga mengakui peran UMSU dalam perkembangan bisnisnya. “Peran UMSU sangat berpengaruh dengan adanya wadah wirausaha seperti PUSKIBII untuk bisa mengembangkan usaha tersebut menjadi lebih baik dari sebelumnya.”
Kini Abimcraft menawarkan lebih dari sekadar plakat kaca. Plakat kayu klasik, plakat akrilik ekonomis, piala, medali. Setiap produk dirancang dengan perhatian pada kualitas dan estetika. Harga mulai dari Rp70.000 hingga Rp150.000, beroperasi 24 jam sampai adminnya tidur ucap Agung sang owner. Untuk menjangkau lebih banyak orang, Abimcraft aktif di berbagai platform mulai via WhatsApp 082379767475, Instagram abimcraft.co, atau TikTok abimcraft_ untuk melihat koleksi lengkapnya.
Kepada generasi entrepreneur UMSU, Agung ingin berbagi pengalaman. Menurutnya, kunci memulai usaha adalah keberanian mengambil langkah pertama tanpa menunggu semua hal sempurna. “Jangan menunggu segala sesuatu siap. Mulai aja dulu,” pesannya tegas. Dia juga menekankan bahwa di balik setiap risiko yang terasa besar, selalu ada solusi yang jauh lebih besar untuk mengatasinya. Yang paling penting adalah niatkan dalam hati bahwa memulai usaha ini dengan tujuan yang baik, bukan sekadar mencari untung sesaat. Dengan filosofi itu, Agung berhasil mengubah limbah kaca menjadi peluang usaha yang menguntungkan dan berkelanjutan.
Untuk pembaca majalah alumni UMSU, ada kejutan spesial—fotokan majalah ini ke admin Abimcraft dan dapatkan diskon hingga Rp10.000 untuk setiap pembelian.
Oleh : Fizna Adn



